Dua kelompok siswa dari SMAN 1 Banda Aceh masing-masing meraih satu medali emas pada ajang internasional Indonesia Inventors Day (IID) 2025 di Jakarta, Minggu (14/9/2025).
Indonesia Inventors Day 2025 ini diselenggarakan pada 11 sampai dengan 14 September 2025 di Smesco Exhibition Hall Jakarta.
Acara ini diselenggarakan oleh INOPPA yang menjadi wadah bagi para penemu dan peneliti muda baik dalam negeri maupun dari luar negeri.
Ajang internasional ini diikuti 3.000 peserta, 486 tim dari 21 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan, Cina, Jordania, Korea, Iran, Saudi Arabia, Macau, New Zealand, Romania, Polandia, Kroasia, Turkiye, Rusia, Kazakstan, dan lainnya.
Pada ajang internasional ini, SMAN 1 Banda Aceh mengirim dua tim.
Kelompok 1 terdiri atas enam siswa: Aisya Zahira, Arthalita Syifa, Aura Syarifah Adi, Raisya Sabrina Mulia, Shawta Khalisah, dan Zilva Aurelia, didampingi guru pembimbing, Risa Latul, SPd., Gr.
Kelompok ini mepresentasikan temuannya berupa produk Natural Exfoliating Scrub Formulation Based on Coffee Grounds and Tea Dregs as an Innovative, Eco Friendly, and High Value Skincare Solution.
Kelompok 2 yang dibimbing guru Fathiya Nufus SPd, MSi beranggotakan lima siswa: Jessica Julian Kosasih, Khalisa Maghfirah Muthmainnah, Khansa Abdul, Nayla Fatatun Malichah, dan Rosequinn Mutiara Harahap.
Kelompok ini mempresentasikan karyanya berupa Formulation of Facial Mask (Clay Mask) Based on Ylang Flowers (Cananga odorata) and Patchouli (Pogostemon Cablin).
Di akhir acara diumumkan bahwa kedua kelompok siswa dari SMAN 1 Banda Aceh berhak atas medali emas. Dengan demikian, tim SMAN 1 Banda meraih dua medali emas pada ajang bergengsi ini.
Kedua kelompok ini sudah melewati berbagai proses sebelum mengikuti lomba, di antaranya menulis proposal, melakukan penelitian, dan uji coba produk.
Selanjutnya, kedua kelompok melakukan pendaftaran melalui situs webnya, mengisi informasi yang dibutuhkan seperti nama inventor, judul karya, dan abstrak, serta mengunggah foto produk.
Peserta yang lolos diinformasikan melalui email dan diminta untuk mempersiapkan tahap selanjutnya, seperti mengunggah karya tulis atau video demonstrasi, tergantung pada jenis lomba yang diikuti.
Peserta yang lolos diinformasikan melalui email dan diminta untuk mempersiapkan tahap selanjutnya, seperti mengunggah karya tulis atau video demonstrasi, tergantung pada jenis lomba yang diikuti.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Cabdin Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, serta orang tua wali dan komite sekolah yang ikut berperan di balik prestasi yang dicapai siswa-siswi kami,” demikian Nilawati.
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com pada 15 September 2025